Prize spesial Keluaran SGP 2020 – 2021. Hadiah seputar lainnya hadir dilihat secara terjadwal lewat informasi yg kita sampaikan dalam situs ini, lalu juga dapat dichat terhadap teknisi LiveChat support kami yg menjaga 24 jam Online buat meladeni seluruh kepentingan para player. Ayo buruan gabung, serta dapatkan promo Lotere serta Live Online terhebat yg wujud di situs kita.

Banyak bukti menunjukkan bahwa paparan terhadap alam—berjalan melalui hutan, mengamati matahari terbenam yang indah, atau sekadar merawat tanaman—meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik kita. Alam juga baik untuk kesejahteraan sosial kita.

Memang, berada di alam tampaknya mengarahkan kita pada perhatian dan hubungan yang lebih besar dengan orang lain. Dalam sebuah studi dari University of Rochester, para peneliti meminta peserta untuk menonton tayangan slide lingkungan alam atau buatan manusia dan kemudian mengisi kuesioner untuk menilai nilainya. Peserta yang terpapar alam lebih cenderung mendukung nilai-nilai terkait lainnya (keterhubungan dan komunitas), dan lebih kecil kemungkinannya untuk mendukung nilai-nilai yang berfokus pada diri sendiri (ketenaran dan kekayaan), daripada peserta yang terpapar lingkungan buatan manusia. Dalam studi terpisah, peneliti yang sama menemukan bahwa peserta yang tenggelam dalam alam lebih murah hati dengan uang mereka daripada peserta lain. Hasil ini menunjukkan bahwa alam dapat membuat kita kurang fokus pada diri sendiri, dan lebih peduli terhadap orang lain.

Alam juga memperkuat rasa hubungan sosial kita, bahkan ketika kita mengalaminya sendirian. Para peneliti dari University of British Columbia menginstruksikan mahasiswa untuk memperhatikan baik benda-benda alam atau buatan manusia yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari mereka selama dua minggu, dan untuk merekam bagaimana benda-benda ini membuat mereka merasa. Pada akhir dua minggu, siswa yang memperhatikan objek alami (seperti semak mawar yang mereka lewati dalam perjalanan ke kelas) memiliki rasa keterhubungan dan orientasi prososial yang lebih kuat daripada siswa yang memperhatikan objek tak bernyawa.

Mengapa berada di alam meningkatkan kepedulian kita dan hubungan yang dirasakan dengan orang lain? Para peneliti tidak yakin, tetapi setidaknya ada dua kemungkinan.

1. Berada di alam mengurangi pemikiran yang berfokus pada diri sendiri.

Peneliti dari Stanford University meminta orang-orang untuk berjalan kaki selama 90 menit di ruang hijau yang menghadap ke Teluk San Francisco, atau di jalan tersibuk di Palo Alto, California. Mereka yang berjalan di lingkungan alami melaporkan tingkat perenungan yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang berjalan di lingkungan perkotaan. Juga, mereka yang berjalan di alam menunjukkan penurunan aktivitas di bagian otak yang terlibat dalam pemikiran yang berfokus pada diri sendiri.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan pada hubungan antara perenungan dan rasa koneksi, ada kemungkinan bahwa “keluar dari kepala kita” meningkatkan kapasitas kita untuk pemikiran yang berfokus pada orang lain dan membuat keterkaitan kita lebih menonjol.

2. Berada di alam meningkatkan rasa kagum kita, yang melarutkan rasa diri kita.

Alam sering menginspirasi kekaguman—”perasaan berada di hadapan sesuatu yang luas yang melampaui pemahaman kita tentang dunia”—dan penelitian menunjukkan bahwa mengalami kekaguman mengurangi rasa diri kita, yang dapat memotivasi kita untuk lebih peduli dan membantu orang lain. Dalam satu studi tentang kekaguman, peserta diminta untuk melihat ke rerimbunan pohon eukaliptus yang menjulang tinggi atau mengamati gedung tinggi.Setelah itu, mereka yang melihat pohon-pohon yang menakjubkan itu melaporkan bahwa mereka merasa kurang berhak dan penting daripada mereka yang dilihat. bangunan Mereka yang mengalami kekaguman juga lebih membantu orang yang membutuhkan.

Studi lain menunjukkan bahwa mengalami kekaguman dapat membuat kita merasa lebih terhubung dengan orang lain dan dengan kemanusiaan secara keseluruhan. Seperti yang telah dicatat oleh para peneliti kekaguman, “kekaguman menggeser orang dari menjadi pusat dunia individu mereka sendiri, menuju fokus pada konteks sosial yang lebih luas dan tempat mereka di dalamnya.”

Intinya: Jika Anda menginginkan lebih banyak koneksi dalam hidup Anda, terhubunglah dengan alam. Saksikan matahari terbit, berjalan tanpa alas kaki di rerumputan, atau streaming film dokumenter alam di Netflix. Melakukannya dapat mengalihkan perhatian Anda dari diri sendiri, dan mengingatkan Anda bahwa Anda adalah bagian dari keseluruhan yang lebih besar.